Kampus Pusat

Yudisium Santri Akhir KMI 2019 Sukses

Sabtu, 04 Mei 2019, Pondok Modern Daarul Abroor (PMDA) adakan acara khataman santri, mulai dari TK, MI, MTS, hingga KMI. Acara  dimulai pada 08:30 WIB, di Gedung Aula.

Khotaman merupakan acara perpisahan santri akhir KMI, dan santri-santri lainya. Khotaman merupakan acara tahunan yang bisa dikatakan wajib untuk setiap tahun, bagi Daarul Abroor. Memang khotaman tahun ini terbilang sangat-sangat mepet dengan bulan Ramadhan. Hal ini dikarenakan bulan Ramadhan selalu maju lebih awal, biasanya bulan Ramadhan maju 11 hari dari bulan Ramadhan sebelumnya.

Meskipun khotaman tahun ini mendekati bulan Ramadhan, namun semua acara berjalan dengan sebagaimana mestinya. Sejak sepekan lalu persiapan demi persiapan terus dilakukan hingga hari H. Seperti mempersiapkan taman dan berbagai macam karangan bunga. Al hasil, jalan menuju pintu masuk dipenuhi dengan karangan-karangan bunga sebagai ucapan selamat bagi mereka yang sedang berbahagia. Karangan bunga menjadi tempat perfotoan sendiri bagi para  wali santri dan juga anak-anak mereka.

Ada berbagai bentuk karangan bunga dan ucapan selamat yang menggunakan bahan berbeda-beda, mulai dari bentuk persegi panjang, kupu-kupu, hingga berbentuk love.

Panitia untuk acara khataman adalah kelas 5 KMI, dari tadi pagi mereka mengatur semuanya, mulai dari konsumsi, daftar penerimaan tamu, hingga area parkir. Dimulainya acara pada pukul 09:00 WIB. Yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an, pembacaan santri berprestasi dan seterusnya. Alhamdulillah semua berjalan sesuai dengan rencana hingga terakhir pesan nasehat dari bapak pimpinan yang kemudian dilanjutkan dengan makan malam hingga acara perfotoan. Acara selesai sekitar pukul 13:30 WIB.

Terlihat raut wajah bahagia karena perjuangan mereka di pondok telah selesai, namun tersirat juga raut kesedihan di wajah mereka, karena mereka tau sebentar lagi mereka akan meninggalkan pondok tercinta, berpisah dengan teman-teman yang telah menjadi keluarga, serta terus melangkah maju untuk memperjuangkan cita-cita mereka, baik dibangku kuliah, maupun mengabdi sementara. Yang pasti mereka tahu bahwa perjuangan mereka belum selesai. Mereka masih harus berjuang di masyarakat, sebagaimana ikrar alumni yang telah mereka bacakan. [Suryati]

Tags
Back to top button
Close
X