Kampus Pusat

Ujian Lisan di Bulan Ujian dan Pahala

Dibalik suasana Ramadhan yang damai, dan panasnya matahari yang membakar, para santri Daarul Abroor  kampus 1 melaksanakan Ujian Lisan pada 02 Ramadhan yang bertepatan dengan 07 Mei 2019.

Panasnya matahari dan rasa dahaga tak menyurutkan semangat mereka untuk tetap melaksanakan Ujian Lisan. Ujian lisan dimulai pukul 07:00 WIB. Seperti biasa untuk ujian lisan antara putra dan Putri berbeda hari, untuk hari ini yang melaksanakan Ujian lisan adalah santri putra, sedangkan untuk keesokan harinya adalah santri putri.Terlihat dengan jelas bagaimana seriusnya mereka dalam melaksanakan ujian lisan, mereka belajar dengan sangat giat sebelum akhirnya nama mereka dipanggil.

Ujian lisan bertujuan agar nantinya saat mereka ujian tulis mereka tinggal mengulang materi yang akan diujikan, sehingga materi yang diuji lisankan kemudian diuji tuliskan telah hafal di luar kepala.selain itu ujian lisan juga menguji mental mereka, karena banyak diantara santri yang telah hafal semua materi namun saat ditanya di depan ustad seakan semua hafalan itu hilang.

Dalam hal ini berarti ujian lisan melatih santri agar nantinya dia dapat berbicara di depan umum dan menyampaikan pendapat, supaya mereka tidak menjadi insan yang tertinggal dan terbelakang.

Saat santri putra sibuk menghadapi ujian santri putri pun sibuk belajar sebagai persiapan ujian esok hari, maka santri putri mulai belajar pada pukul 07:00 WIB dan istirahat pukul 09:45, ketika waktu istirahat inilah banyak diantara mereka yang melaksanakan shalat dhuha sebagai permohonan pada sang maha memberi agar mereka diberi kelancaran dan kemudahan dalam menghadapi ujian.

Waktu belajar selesai pada pukul 10:30 WIB, mengingat saat ini sedang bulan ramadhan dan mereka juga sedang melaksanakan puasa Ramadhan, maka selesai belajar mereka diperbolehkan untuk tidur, dan akan dibangunkan pada pukul 11:30 WIB, sengaja mereka dibangunkan setengah jam sebelum dzuhur agar mereka dapat bersiap-siap untuk pergi ke masjid dalam mengabdikan diri kepada Allah SWT, yaitu melaksanakan sholat dzuhur berjamaah.

Tidak ada alasan bagi mereka untuk bermalas-malasan dalam belajar, meskipun kini keadaan mereka sedang melaksanakan puasa. Karena mereka percaya, “Barang siapa yang menginginkan  sesuatu hal yang besar, maka ia harus melakukan sesuatu hal yang lebih besar pula” artinya jika mereka menginginkan sebuah kesuksesan yang jauh lebih besar maka mereka juga harus berani untuk melakukan hal yang besar pula, yaitu belajar tanpa henti. [Suryati]

Tags
Back to top button
Close
X