Celoteh Santri

Satu Detik Itu Berharga Kawan

Ingatkah kalian…….. saat kita menjadi panitia Panggung Gembira, kita berlatih hingga larut malam, kadang kita bertengkar, namun kita menangis mennyesali kesalahan masing-masing. Ingatkah kalian….saat kita bercanda tawa di dalam kelas…….saat kita menangis sendu dalam belenggu masalah…. Saat kita menanam rumput bersama….. saat kita menangis memikul amanah…. Dan saat kita mengangis melepaskan amanah……

Kawan ingatkah kalian saat kita bersama mempersiapkan Amaliah Tadris, kita tidak tertidur hingga malam karnanya…. Ingatkah kalian saat kita belajar untuk ujian NHI, hingga jam 2 kita belajar, bahkan ada diantara kita sampai pagi, dan tak jarang diantara kita yang tertidur di kelas saat belajar malam.

Kawan…… ingatkah kalian saat kita bersujud syukur pada Sang Maha Agung, kita menangis bersama karnanya, merasa bahwa beban ujian telah lepas. Ingatkah kalian…. Saat kita menangis dan berjatuh bersama…….. saat kita khawatir bersama…. saat kita tertawa…… saat kita rebutan makanan……

Ingatkah kalian siapa yang menghapus airmatamu, saat engkau menangis… siapa yang mengobati luka mu, saat engkau jatuh… siapa yang menasehatimu saat masalah ada pada dirimu……

Kawan ingatkah kalian saat kalian membanting pintu ingin pulang….. saat kalian teriak ‘’kapan pulang‘’…….. Seolah kalian sedang dalam penjara suci…. Seolah kalian tidak betah….

Namun………

Saat tiba waktu kalian ingin pulang….. kalian peluk anggota, seakan tidak ingin berpisah…… satu detik sebelum kau lambaikan tangan, untuk meninggalkan pondok seribu kenangan ini……… Kau peluk teman-temanmu………. Kita menangis bersama, seakan tak mau berpisah………….

Dan kau katakan………..

‘’aku tak ingin pulang……… aku tak ingin berpisah dengan kalian ‘’

Kawan ……….

Kini semua itu tinggal kenangan……..

Yang kan ku simpan dalam sanubari ku

Dan kini kita berandai-andai………

Tuhan…………… izinkan kami bersama seperti  dulu lagi………… walau satu detik…………..

For Star Generation 602

Close
Close
X