Kolom Ustadz

Putus Cinta Adalah Anugerah Dari Allah

Rata-rata dari kita pernah merasakan yang namanya putus cinta, entah itu sekali atau bahkan berkali-kali. Dengan alasan inilah kadang banyak diantara kita yang galau dan mengakhiri hidupnya, atau menuju pergaulan bebas dan menjadi pribadi yang tidak baik. Sering kali putus cinta menghadirkan dampak buruk bagi kehidupan, namun ketahuilah sebenarnya putus cinta itu adalah anugrah dari yang maha kuasa. Kenapa?… Pasti penasaran kan!!! Yuk baca artikel ini biar tau alasanya.

Ketahuilah bahwa bisa jadi orang yang selama ini kamu cintai tidaklah baik untukmu, engkau merasa bahwa dia adalah sumber kebahagiaanmu? Lalu mengapa kini dia membuatmu menangis dengan meninggalkanmu? Kau merasa bahwa ia yang terbaik untukmu lalu mengapa kini Allah memisahkanmu dengannya? Kau merasa bahwa dialah yang akan membuatmu nyaman sepanjang masa, lalu mengapa kini dia membuatmu kecewa?

So… kenapa Allah menghadirkan dia dalam hidupmu jika akhirnya hanya akan membawa luka? Dari pertanyaan ini hanya ada satu jawaban yang pas yaitu Allah hanya ingin kau tahu bahwa hanya ada satu cinta yang tak pernah mengecewakan, hanya ada satu cinta yang selalu mendatangkan kebahagiaan, hanya ada satu cinta yang selalu mendatangkan kebaikan, hanya ada satu cinta yang selalu mendatangkan keberkahan. Cinta siapakah itu? Itulah cinta Allah kepada hambanya.

Sadarkah kita bahwa selama ini kita telah membuat Allah cemburu?. Waktunya sholat kita masih telponan, waktunya ngaji kita malah facebook-kan, waktunya pengajian ke masjid kita malah sms-an. Sadarkah kita bahwa selama ini kita telah membuat cinta sejati (Allah) kecewa?. Kita lebih memprioritaskan si “dia” dari pada yang telah menciptakan kita.

Tapi, ketahuilah karena begitu cintanya Allah kepada kita akhirnya ia menasehati kita, mengingatkan kita, bahwa yang selama ini kita utamakan itu tidaklah baik untuk kita. Apakah masih perlu bukti bahwa Allah sangat mencintai kita?  Coba kamu bayangkan, dan coba kamu renungkan apa yang selama ini terjadi pada dirimu? Disaat kamu jauh dari Allah, Allah memanggilmu dengan begitu dekat, disaat kamu mendekatiNya Allah sudah menyambutmu dari kejauhan, disaat kamu melupakan Allah dan mencoba mengingatkan tentangnya, disaat tidak ada satu orangpun yang membantumu dalam masalah, Allah ada dan membantumu, disaat semua cinta meninggalkanmu karena kesalahanmu, Allah masih tetap bersamamu. Memang kehadiranNya tidak dapat diterima oleh panca indra, namun kehadiranNya dapat dirasakan oleh getarnya jiwa yang menyatu dalam hati.

Terkadang engkau merasa bahwa Allah tidak adil, ia kan? Ngaku lah yang pernah ngomong gitu disaat ada masalah. Bukan Allah tidak adil terhadap hambanya, justru karena Allah maha bijaksana dan maha mengetahui, hingga Allah membuatmu merasakan putus cinta. Bukanya kita tahu bahwa Allah mengetahui semua rahasia di langit dan di bumi, Allah juga mengetahui apa yang akan terjadi sampai hari kiamat. Sementara kita, apa yang kita ketahui tentang hidup kita? Satu detik yang akan datang saja kita tidak tahu apa yang akan terjadi, kok bisa-bisanya kita mengklaim bahwa Allah tidaklah adil?.

Teman… Allah tahu apa yang kita inginkan, Allah tahu apa yang kita harapkan, Allah juga tahu apa yang kita butuhkan, tapi Allah lebih tahu apa yang terbaik untuk kita. Coba kamu renungkan firman Allah di bawah ini!

            “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui “  [Al-Baqarah : 216].

Ditulis oleh Ustadzah Suryati.

Baca juga : Melodi mimpi

Tags

Check Also

Close
Back to top button
Close
X