IMADA

Menjalankannya akan sukses, TAPI meremehkannya akan menyesal

Hey santri santri semuanya…… kaifa halukum…?? salam dari saya Alumni Dynasti Generations… ingin berbagi cerita sedikit mengenai pengalaman saya pada hari ini…. subhanallah memuaskan sekali.

Semuanya terbukti pada hari ini,( 1 agustus 2017) “ pembagian kelompok ospek dan gladi kotor” ilmu yang diajarkan baik pendidikan dan pengajaran dari pondok kita tercinta itu sungguh sangat bermanfaat, bermanfaat sekali… bekal keberanian mental yang pondok tanamkan mulai dari awal di pondok itu bisa dibuktikan ketika sudah jadi alumni. Kita dipondok diajari mengatur, memimpin, mengarahkan, menghukum dengan cara yang mendidik itu sudah saya rasakan manfaatnya.

Hey para santri, jangan remehkan sedikit ilmu yang diajarkan pondok, meskipun itu ilmu “ antri, sabar, membuat yel-yel, mengatur anggota, membawa buku dan mencatatnya jikalau kumpul, disiplin tepat waktu dan lain sebagainya…. itu pendidikan yang sangat sepele akan tetapi manfaatnya terasa sangatlah luarbiasa… mulai dari sekarang biasakanlah dan didiklah diri kalian menjadi santri yang aktif dan berani… minimal itu. Apabila mental telah terdidik dan kebiasaan, insyaallah ketika kalian menginjak jenjang perkuliahan nanti, itu sangat mudah.

Wahai para santri, alhamdulillah dengan keikhlasan mengikuti peraturan dipondok mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar bisa membuahkan keberhasilan yang mantap dan luarbiasa sekali ketika sudah jadi alumni. “ Jarrib wa la hidtakun ‘arifan” boleh kalian merasa bosan dipondok, merasa tidak betah, merasakan kesengsaraan yang sangat-sangat susah, tetapi kalian akan perasakan penyesalan yang teramat ketika menjadi alumni. tau gak sih kalian??? Sebenarnya pondok mendidik kita, menekan kita seperti itu, agar ketika keluar nanti kita bisa menjadi seorang yang kuat mental, kebiasaan berdisiplin, dan juga hikmah yang lainnya. Dipondok memang tempatnya susah dan ketika alumni waktunya merasakan hasil yang kita raih dari kesengsaraan dipondok. Percayalah!

Nih, santri-santri dalam mmenggunakan ilmu berkomunikasi, kita sudah terbiasa menggunakan bahasa internasional ketika di pondok, seperti B.Arab dan B. Inggris, awalnya susah akan tetapi lama kelamaan sudah terbiasa akan terasa mudah. Apalagi menggunakan bahasa indonesia…. hah.. mlah lebih gampang. Ini terbukti sekarang saya telah menjadi alumni, mahasiswa yang lainnya sangat kesusahan didalam menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar(karena terbiasa menggunakan bahasa daerahnya masing masing, akan tetapi Alumni daarul abroor seperti saya ini alhamdulilah menjadi orang yang bisa menggunakan dan menerapkan penggunaan bahasa indonesia ketika berbicara. Wah Kalau dipondok… berbicara menggunakan b. Indonesia itu bisa terkena sanksi dan hukuman… hehe… Makanya jangan remehkan hal sekecil apapun ketika dipondok ya…

Dan terbukti juga , hanya untuk membuat yel-yel ospek, mengarahkan anggota ospek, membmbingnya untuk menerapkan yel-yel tersebut, bagi alumni darul abroor…. itu suatu hal yang SANGATLAH MUDAH DAN GAMPANG… terbukti kan. Pondok pesantren kita ini “bukanlah pondok yang biasa saja, tetapi pondok yang sangat sangat dan sangat luar biasa”. Jangan pandang letak dan daerahnya, akan tetapi pandang kualitasnya ! wah… pokoknya saya bangga menjadi Alumni pondok modern daarul abroor… I LOVE DAARUL ABROOR. tidak usah pandang apa yang dikatakan orang, yeng penting daarul abroor tetap menjadi yang ter the best…

(tangis dan susah hari ini, untuk tawa dan kesuksesan dimasa depan dan seterusnya) percayalah!
siap dipimpin dan siap memimpin, akan tetap ternaluri hingga akhir hayat.

Semangat untuk santri-santri semuanya !

By Alumni : Dynasti Generations. 62017

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close