Kolom Ustadz

Kajian Tauhid : Syarah Tashil Aqidah Islamiyah

TINGKATAN AGAMA**

Disampaikan oleh

Ust. Imam Khudori

Agama Allah Ta’ala memiliki tiga tingkatan yaitu Islam, Iman dan Ihsan

Pasal Pertama : Islam

Jika Islam disertai Iman, maka yang dikehendaki: Amal dan pengakuan yang jelas. Dan hukum-hukum Islam ada banyak, diantaranya : Rukun Islam yang lima yaitu, syahadat, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan hajji ke Baitullah.

Pasal Kedua : Iman

Penetapan Iman disini yaitu pengakuan dengan lisan, meyakini dengan hati, mengamalkan dengan anggota badan. Maka Iman disini menetapkan pengakuan, niat dan amal.

Amal adalah rukun di dalam iman, tidak sah iman kecuali dengan amal (mengamalkan keimanan). Barangsiapa yang meninggalkan amal terhadap apa yang Allah Ta’ala wajibkan, maka ia kafir menurut ijma’ (kesepakatan para ulama).

Adapun jika Iman di hubungkan dengan Islam, maka pada waktu tersebut yang dikehendaki oleh iman yaitu keyakinan-keyakinan batin.

Iman itu memiliki enam rukun : Rukun Iman yang pertama : Iman kepada Allah Ta’ala yang meliputi percaya (yakin) dengan adanya Allah Ta’ala dan meyakini keesaannya dalam Rububiyahnya, Uluhiyah serta nama-nama dan sifat-sifatnya.

Rukun Iman yang kedua : Beriman kepada para malaikat Allah Ta’ala, yang mencakup empat urusan, yang pertama : percaya dengan adanya para malaikat, yang kedua : percaya kepada malaikat yang telah kita ketahui nama-namanya (Jibril, Mika’il, Isrofil, Ijro’il, Mungkar, Nakir, Rokib, Atid, Malik, Ridwan). Yang ketiga: percaya kepada sifat-sifat para malaikat yang telah kita ketahui (hamba yang mulia, patuh, dan ta’at dll -pent). Yang keempat: percaya kepada tugas para malaikat yang telah kita ketahui (Jibril tugasnya menyampaikan wahyu dll -pent).

Rukun Iman yang ketiga : Beriman kepada kitab-kitab Allah Ta’ala, yang mencakup empat urusan, yang pertama : percaya bahwa sesungguhnya Allah Ta’ala telah menurunkan kitab kepada para Nabi dan Rasul. Yang kedua : percaya kepada nama kitab-kitab Allah yang telah kita ketahui namanya (Zabur, Taurat, Injil dan Al-Qur’an). Yang ketiga: percaya bahwa sesungguhnya semua yang didalam kitab-kitab Allah adalah benar sebelum adanya perubahan (dirubah oleh manusia), dan sesungguhnya semua kitab Allah telah mengalami perubahan kecuali Al-Qur’an (karena Allah telah menjaganya -pent). Yang keempat: percaya bahwa sesungguhnya wajib bagi setiap umat mengamalkan kitab Allah, dan setelah Al-Qur’an diturunkan maka kitab-kitab sebelumnya dihapus (hukum-hukum atau aturan-aturannya tidak berlaku lagi, yang berlaku sekarang adalah al-Qur’an). Dan wajib bagi semua umat mengamalkan al-Qur’an.

Rukun Iman yang keempat : Beriman kepada para Rasul dan para Nabi Allah Ta’ala, yang mencakup tiga urusan, yang pertama : sesungguhnya Allah telah mengutus Rasul pada setiap ummat. Yang kedua : percaya kepada Nabi yang telah disebutkan nama-nama mereka kepada kita baik dari para Rasul maupun para Nabi Allah, dan para Nabi yang belum disebutkan namanya (didalam nash) kita harus percaya secara global. Yang ketiga: bahwa sesungguhnya akidah para Rasul Allah itu satu, adapun syari’atnya (ketentuan hukum-hukumnya) berbeda-beda didalam perincian hukumnya. Dan penduduk bumi baik manusia maupun jin setelah pengutusan penutup para Nabi dan para Rasul Allah yaitu Nabi Muhammad saw, mereka wajib mengikuti syariat Nabi Muhammad saw.

Rukun Iman yang kelima : Beriman kepada hari akhir (hari kiamat), yang meliputi banyak perkara, perkara yangpaling penting yaitu ada enam : Yang pertama: fitnah kubur, yang kedua : nikmat dan adzab kubur, yang ketiga: peniupan sangkakala, yang keempat: hari kebangkitan, yang kelima: apa saja yang ada pada hari kiamat, baik hari penghisaban ataupun yang lainnya. Dan yang keenam: tentang surge dan neraka.

Rukun Iman yang keenam : Beriman kepada Takdir, baik dan buruknya ketentuan Allah.

Pasal Ketiga : Ihsan

Untuk ihsan mempunyai dua kedudukan, yang pertama dan yang paling tinggi adalah maqom Musyahadah (dalam pengawasan Allah / merasa diawasi oleh Allah). Dan yang kedua adalah maqom Ikhlas.


** Dari kitab Syarah Tashil Akidah Islamiyah karangan Syeikh Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Jibriin

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close