Celoteh Santri

Galau Itu Kanker

Kenapa sih GALAU….

Jangan mudah galau, hanya karena permasalahan yang sepele. Sebab, galau hanya buang-buang waktu saja. Waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar dan aktivitas lain, hanya habis tersita untuk memikirkan sebuah kegalauan yang tak menentu. Orang akan merasa malas dalam beraktivitas apabila telah sampai kepadanya sifat galau.

Adapun kegalauan yang sering dialami setiap orang, yaitu: karena putus cinta, ditinggal pergi kekasih, atau lagi bokek gak punya uang dan masih banyak lagi. Itu semua bukan alasan mengapa kita harus galau. Karena semua itu tergantung manusianya. Hasrat dari diri manusia itulah yang seharusnya menjadi pacuan agar terhindar dari sebuah  kegalauan.

Intinya jangan mudah putus asa saat kita merasa galau apa lagi sampai berlebihan.Contoh yang dapat kita ambil sat ini adalah,pergaulan pemuda zaman sekarang yang semakin merajalela.Hanya putus cinta ia sampai tega membunuh kekasihnya sendiri.Itulah yg terjadi di masa ini.

Dan perlu diketahui, malas juga bagian dari kegalauan. MENGAPA……?. Karena berapa banyak kerugian akibat sifat malas.Kegiatan yang seharusnya dilakukan sekarang tapi harus tertunda untuk waktu yang akan datang.

Begitu juga dengan amarah yang kerap terjadi akibat kegalauan. Marah merupakan penyakit jiwa yang paling buruk yang mempengaruhi tingkah laku manusia itu sendiri. Karena dengan marah manusia kehilangan ke seimbangan akal dan mentalnya.

Ulama Akhlak memberikan pengertian marah sebagai berikut. “Marah adalah gerakan dalam jiwa, menyebabkan darah bergejolak dalam hati, kemudian memancar dan menyebar ke seluruh urat nadi dan naik ke atas badan”.

Dengan kata lain, marah adalah lepasnya akal dan mengikuti hawa nafsu.

Jadi tidak salah dong… jika galau disebut kanker. Karena dampaknya yang bisa besar melebihi gentingnya penyakit dan bersarang dalam hati manusia.

Ditulis oleh : Ridho Prima Aji – 5 – 2018

Baca juga: Niatku petaka bagiku

Back to top button
Close
X