Celoteh Santri

Belajar Menjajah

Menjajah Kebodohan dan Keterbelakangan

Wahai generasi muda, bangkitlah dari keterpurukan, belajar mulai sekarang, tanpa kita sadari kita telah dijajah oleh negara lain, maka bangkitlah, belajar untuk mengalahkan kebodohan. Sesungguhnya kebodohan itu telah menjajah kita, menjadikan generasi muda menjadi suram.

Jangan kalah dengan negara lain, usir penjajah dari negeri kita, kita dijajah karena tidak ada generasi yang bangkit untuk negarannya sendiri. Kita harus menciptakan inovasi baru, keluarkan kreativitas kalian, ciptakanlah teknologi canggih, ciptakan produk-produk unik, kalahkan produk negara lain, jadilah generasi yang unggul, hebat, karena kemajuan negara menurut generasinya.

Jadikanlah negara singapura cermin perbandingan karena negara singapura adalah negara yang kecil tapi teknologinya, kecanggihan segala sesuatu dan generasinya berinovatif, tidak pasif, maka negaranya akan maju.

Belajar sejak kecil, amalkanlah diwaktu besar, bercita-citalah setinggi mungkin, tapi sertakan do’a dan usaha. Membaca juga menambah wawasan dan pengetahuan, carilah keindahan membaca dengan cara “baca, pahami, hafalkan”, hanya tiga kalimat akan memudahkan para generasi untuk berinovatif.

Sekarang kita dijajah, suatu saat kita akan menjajah, yaitu menjajah kebodohan. Sesungguhnya tidak ada orang yang bodoh, tetapi yang ada hanyalah orang malas. Penyakit bagi generasi muda adalah malas, maka hilangkanlah rasa malas, lawan hawa nafsu, maka generasi akan bangkit dari keterpurukan. Gunakanlah waktu kalian sebaik-baik mungkin.

اَلْوَقْتُ اَثْمَنُ مِنَ الذَّهَبِ

“Waktu itu lebih berharga dari pada emas”.

Ingat! Bangkitlah dari keterpurukan wahai generasi muda…

Ditulis oleh: Risky Adelia – 4 – 2017

Tags

Orppenda

Bagian publikasi dari santri Pondok Modern Daarul Abroor.

Artikel terkait

Silahkan beri komentar...

Close